Sabtu, 13 Oktober 2012

Puisi Ayah

Keluhku

Gemuruh, gemercik hujan

Bahu tersandar nafas ku hela
ahh... hingga usiaku yang semakin jauh
mimpi pada harapanku tak berujung nyata

Menangis, mengeluh, merenung
Ada apa dengan garisMu ini ??
hingga datangnya bulan Kemenangan ku tak merasa
hangatnya tanganmu, peluk dan ucapan nyata mata memandang

Hingga sampai nanti ajal menjemputku
Ku selalu menanti sosokmu ketika itu.
Ayah, yang selalu ingin ku tuang air mata ini dibahumu
Terimakasih engkau sekarang mengjauh didekapanku ini :')