Mungkin sinar cahayanya berpaling dariku. Wajahku tak secantik artis atau dunia khayang yang berbagai macam bidadari. Mungkin pula tubuhku tak sampai seperti Aura Kasih. Apalah arti Allah kalo masih cari yang sempurna.
Disini aku mengukir waktu sesisa sebanyak mungkin. Cuma ingin memberi kejenuhan akan sendiriku. Mungkin aku bukan wanita yang pantas untuk menemanimu dikesendirianmu. Yaa disini aku punya banyak waktu untukmu, kusisihkan hela nafasku dimana hela nafas itu nantinya ku simpan saat kau menginginkan aku untuk berdua. Tapi apalahhela nafas itu aku bawa aku simpan lagi seperti akan membusuk atau terakhir kubawa tidur.
"Huh....." itu rasa sesak di dada. Hidup ini sakit bukan ? Aku menginginkan kamu disini, bercanda, menari bersama.
.bukan sepertii ini. Hidupmu penuh keramaian yang km genggam. Sedangkan aku ketika gagal dalam sebuah inginku cuma bisa dzikir, solat mencurahkan segalanya padaNya kadang pesimis itu muncul.
Yaaa tak mau larut di kesedihan, coba mencari cara bagaimana aku melupakan sesak ini.
Sayang, kekasih it bagai mencari 1 jarum dalam jerami.
Hingga pada akhirnya kesabaran itu berbuah manis. Aku akan menemukan calon pemimpin yang mau menemaniku disini, menanyakan keluhanku, berpikir cerdas untuk selalu buat tersenyum tanpa luka.
Tidak bisa megajak kekasihnya pergi, tp malah bisa degan yang lan itu menyakitkan.
Seperti ingin mencekik orang yang kau ajak dan juga kau. Tapi apalah ini salahku juga takbisa buat kau nyaman. Ada cerita dan makna dari "Aku mencintaimu Ketika Kamu Tidur"
Ini hanya sepenggal yang belum matang.
Sabtu, 16 Maret 2013
Ada waktu disini. Disana tak ada :')
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar